12 Julai 2010

Sukses adalah Sebuah Pilihan!

0 comments
Sukses adalah dambaan setiap orang. Tidak ada satu orangpun yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya. Untuk mencapai prestasi kesuksesan dalam hidup Anda maka terlebih dahulu Anda harus mempunyai tujuan hidup (goal setting). Tidak adanya tujuan hidup dalam diri Anda akan menyebabkan diri Anda pasif menerima apa saja yang disodorkan oleh kehidupan kepada Anda dan biasanya hidup Anda akan menjadi sangat membosankan/tidak menggairahkan.

Kebanyakan orang yang hidup tanpa tujuan akan terfokus berjalan dit empat dan menghabiskan waktunya secara membosankan tanpa pencapaian prestasi yang berarti. Mereka hanya menjadi "penonton" dari suatu kehidupan. Mereka hanya bisa melihat kesuksesan orang lain tapi sama sekali tidak pernah membayangkan untuk dirinya sendiri. Inilah yang disebut hidup tanpa tujuan/misi!, Anda harus mempunyai misi hidup di dunia ini agar hidup Anda berarti dan menggairahkan!!

Untuk mencapai sukses tentu saja tidak mudah, karena Anda juga harus menyikapi kegagalan dengan baik jika memang Anda menghadapi kegagalan. Untuk mencapai sukses kerap kali kita harus melewati kesalahan/kegagalan dalam hidup. Banyak orang ingin sukses tapi sedikit sekali yang berani untuk menghadapi kegagalan. Kalau Anda ingin sukses, Anda tidak boleh takut gagal!

Simak "Prestasi Kegagalan" seseorang dan bandingkan dengan diri Anda:
- Gagal dalam bisnis/bankrap, 1831
- Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, 1832
- Bisnis kembali bankrap, 1834
- Tunang meninggal dunia, 1835
- Nervous breakdown, 1836
- Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, 1838
- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Congress, 1843
- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Congress, 1848
- Dikalahkan dalam pemilihan U.S Senat, 1855
- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Vice President, 1856
- Dikalahkan dalam pemilihan U.S Senat, 1858
- 1860, Abraham Lincoln, berhasil Menjadi Presiden USA!!, You cannot fail... Unless you Quit!!

Anda bayangkan selama lebih dari 25 tahun Abraham Lincoln adalah seorang "juara gagal". Jadi sebenarnya kegagalan itu tidak ada selama Anda terus berjuang, bertahan, belajar dari kesalahan dan mencari cara yang lebih baik mencapai kemenangan. Lain halnya jika Anda berhenti mencoba maka pada saat itulah Anda pantas disebut sebagai orang yang gagal!. Ingatlah bahwa "Winners never quit, Quitters never win !!"

Dalil untuk mencapai kesuksesan adalah :

1. Anda HARUS berani menjadi sedikit "GILA" atau mungkin "EXTREME!" (dalam hal yang positif).

Abraham lincoln yang gagal puluhan tahun, Thomas Alva Edison yang gagal ribuan kali dalam ujikaji lampu pijar, Colombus yang mengatakan dunia ini bulat ketika orang lain mengatakan dunia ini datar, wright bersaudara yang ingin agar manusia mampu terbang, JF Kennedy yang ingin manusia mampu ke bulan dll adalah contoh-contoh manusia yang agak "gila" / extreme dan karena kegigihannya yang luar biasa hebat inilah hidup mereka bermanfaat bagi banyak orang. Jadi terkadang Anda harus berani melakukan hal-hal yang berbeza di mana orang biasa tidak mahu atau tidak berani melakukannya.

Seperti yang dikatakan oleh President Calvin Coolidge "nothing in the world can take the place of persistence, talent will not; nothing is more common than unsuccessful men with talent. Education will not; the world is full of educated derelects. Persistence and determinatiion alone are omnipotent"

Tidak ada yang boleh menggantikan erti penting kegigihan dan kecekalan. Bakat pun tidak sebab ada sekian banyak orang gagal meski mereka berbakat. Pendidikan juga tidakboleh  menggantikannya, sebab banyak orang berpendidikan tinggi tidak bisa mencapai apa-apa kecuali ijazahnya usang dek waktu. Kegigihan, kecekalan dan tekad yang membara untuk mencapai tujuan hidup Anda inilah yang akan menerjah rintangan yang Anda hadapi. Jadi jika kekalahan demi kekalahan berusaha menyekat dan menjatuhkan Anda dan kejayaan nampaknya makin mustahil maka ingatlah pernyataan di atas, bahwa "tidak ada yang boleh menggantikan kegigihan dan kecekalan Anda!"

2. Kendalikan Fikiran Anda
Fikiran adalah kekuatan luar biasa yang harus Anda mampu kendalikan. Galileo bahkan pernah mengatakan "hati-hati dengan fikiran Anda". Apa yang harus kita kendalikan? Fikiran negatif adalah hal yang harus bisa Anda kendalikan.Fikiran negatif memang tidak bisa kita tolak masuk ke pikiran kita, namun Anda harus melawannya dengan lebih banyak memasukan pikiran yang positif.

Anda adalah apa yang Anda Fikirkan!! jika Anda fikir akan gagal, maka sebenarnya Anda sudahpun gagal. Untuk itu sukses selalu dimulai dari fikiran Anda!. Anda harus memiliki sikap "can do attitude" iaitu "aku bisa melakukan hal itu". Banyak orang yang belum apa-apa sudah mengatakan "aku tidak boleh". Memang nantinya Anda akan diuji oleh kekalahan/kegagalan tapi Anda jangan berhenti, tetap berfikiran secara positif bahwa setelah malam yang paling gelap, fajar akan segera menyingsing, disana telah menunggu istana emas, Anda cukup hanya mengharungi kegagalan-kegagalan saja. Ketika tiap kali hati kecil kita gundah karena belum melihat suatu hal menjadi lebih baik maka Anda harus melakukan autosuggestion kepada pikiran Anda "I refuse to give up, i shall continue firmly, steadily, and persistently until my good appears!"

Ingatkan diri Anda secara terus-menerus bahwa sukses bukan hanya milik orang yang cerdik, berbakat, penuh keberuntungan dll tapi sukses luar biasa adalah milik orang yang persisten (pantang menyerah), yang terus berusaha mencari cara lebih baik dalam menemukan formula kemenangan meskipun bertan-tan rintangan menghalangi Anda. Untuk menemukan emas, Anda harus menggali bertan-tan tanah lumpur. Jangan fikirkan tanah lumpurnya tapi fokuslah pada emasnya!!

"Penemuan terbesar dalam generasi saya adalah bahwa kita dapat merubah hidup kita dengan merubah pola pikir kita" (William James)

3. Selesaikan apa yang telah Anda mulai.
Ya! Anda harus menyelesaikan apa yang telah Anda mula rencanakan sebelumnya, jangan berhenti sebelum Anda habis menyelesaikannya. Fokuslah sampai tujuan Anda tercapai. Sukses dan gagal memiliki perbezaan yang tipis. Tidak ada orang yang gagal di dunia ini, yang ada hanyalah orang yang cepat menyerah. Jika saja Thomas Alfa Edison berhenti pada percubaan yang ke 900 mungkin namanya tidak akan menjadi lagenda hingga saat ini.

Jangan arahkan fikiran Anda dengan kegagalan masa lalu apalagi sampai membuat Anda trauma. Ubah rasa traumatik Anda, ubah kegagalan Anda menjadi energi positif untuk memperbaiki diri. Ubah energi kekalahan menjadi kekuatan baru di mana Anda akan melakukan upaya yang lebih baik dan lebih hebat dari sebelumnya.

Jangan pernah menyesali diri ataupun iri hati karena Anda tidak terlahir dalam keluarga kaya, tidak dapat harta warisan melimpah, tidak dapat suami/isteri kaya, tidak dikurniakan bakat, tuah dll. Untuk sukses Anda hanya perlu memiliki tujuan yang jelas, persistensi dan determinasi yang keras untuk mencapai tujuan tersebut. Hidup ini keras dan Anda juga harus keras agar hidup ini berlembut kepada Anda.

Selamat berjuang mencapai kehidupan yang lebih baik !!

11 Julai 2010

Menanggapi Kekuatan Duplikasi

0 comments
Keinginan setiap aktivis Multi-Level Marketing yang paling dalam adalah bila dirinya berhasil menjadi seorang duplikator yang baik. Semua orang tahu, hanya dengan cara duplikasi inilah segala bentuk bonus dalam bisnes MLM dapat dinikmati. Tapi, sekalipun banyak yang faham akan makna duplikasi ini, masih saja ada yang tidak berjalan dengan lancar.

Jika Anda melakukan aktiviti mengajak, presentasi, menaja lalu Anda juga berharap downline Anda akan melakukan hal yang sama dan Anda menganggap itulah duplikasi, maka yang Anda temui hanyalah perasaan kecewa. Duplikasi bukan hanya sekadar contoh di depan untuk ditiru lalu selesai. Duplikasi tidak sesederhana itu.

Juga, bila Anda beranggapan bahwa bentuk fizikal yang sama dalam cermin adalah duplikasi, inipun salah besar. Bukan hanya fizikal dan tingkah laku Anda yang harus Anda duplikasikan, melainkan emosi, mental dan spiritual Anda semua harus Anda peragakan dan ditiru oleh downline. Sebab, dalam duplikasi, Anda harus masuk ke dalam dunia orang asing. Anda sedang membuka hati, fikiran dan semangat orang lain untuk melakukan pekerjaan yang sedang Anda kerjakan.

Ada dua hal yang harus Anda lakukan dalam menjalankan duplikasi, iaitu pertama, Anda harus meningkatkan dan mengembangkan diri secara terus-menerus, dengan tujuan supaya Anda berkembang dengan baik dan benar dalam menjalankan bisnis MLM yang Anda jalani . Kedua, kegigihan, pantang menyerah dalam menjalankan bisnes Anda.

Bertumbuh dan Berkembang

Bisnes MLM tidak seperti bisnes konvensional yang selalu dilakukan secara monoton dari tahun ke tahun. Ada dua cara untuk berhasil dalam bisnis MLM, iaitu melakukan penjualan dan menjalankan kepemimpinan yang berhasil. Kedua hal ini merupakan kunci bisnes MLM, tidak ada cara lain. Dan bicara mengenai duplikasi, berarti kita bicara tentang bisnes MLM yang berorientasi kepada kepemimpinan, bukan penjualan.

Syarat menjadi seorang pemimpin yang berhasil dalam bisnis ini hanya ada satu cara, iaitu Anda harus bertumbuh dan berkembang. Ada lima hal yang harus Anda tumbuh kembangkan dalam diri Anda. Pertama, kembangkan komunikasi Anda.

Ini menggambarkan seberapa baik Anda dalam memotivasi downline. Kedua, kembangkan sikap Anda. Ini menggambarkan bagaimana Anda menghargai, peduli dan prihatin kepada downline. Ketiga, kembangkan hubungan Anda. Ini menggambarkan seberapa dekat hubungan Anda dengan downline. Keempat, tumbuhkan komitmen Anda. Ini menggambarkan seberapa besar waktu yang Anda berikan kepada downline. Kelima, tumbuhkan kepemimpinan Anda. Ini menggambarkan seberapa baik diri Anda menjadi teladan, ikutan, memahami, mengerti, dan mempengaruhi downline.

Itulah alasan mengapa Anda harus bertumbuh dan berkembang sebelum mengadakan gerakan duplikasi. Sebab, dalam duplikasi, nantinya Anda akan lebih banyak menunjukkan keprihatinan terhadap orang lain. Dan lagi, duplikasi menuntut suatu tindakan yang berkelanjutan dan semangat yang membara. Ini akan Anda perolehi bila memiliki emosi yang positif.

Perlu disedari, sebetulnya apa yang harus diduplikasikan? Ada dua hal yang perlu diduplikasikan kepada cara kerja Anda, yaitu kemampuan dan kemahuan Anda. Pengetahuan Anda tentang bisnes, sistem, dan produk, semuanya mencerminkan kemampuan yang Anda miliki, dan itulah yang harus Anda duplikasikan. Apa yang Anda fahami dan ketahui sangatlah membantu proses duplikasi, dengan mengajar dan membina downline agar pada akhirnya mereka sedia menggalas tanggungjawabnya sebagai duplikator.

Sementara itu, kemahuan adalah sebahagian dari tekad, komitmen, kesetiaan, konsistensi, sikap, mental, emosi dan rasa tanggungjawab terhadap masa depan Anda sendiri. Kemahuan juga merupakan motivasi dari hidup Anda untuk terus berjuang dan bertahan di dalam menggapai dan merealisasikan tujuan Anda. 
Kemahuan yang Anda duplikasikan merupakan rangkaian api yang sambung-menyambung yang tidak bakal padam. Pentingnya kemahuan dalam unsur duplikasi merupakan komponen yang sangat menentukan berjalan atau tidaknya duplikasi tersebut. Kemahuan juga berarti menyelesaikan pekerjaan hingga selesai, tidak setengah-setengah, tidak ragu-ragu, tidak bimbang, tidak menyerah, tidak berhenti di tengah jalan. 
 
Kemahuan ini harus Anda pindahkan secara lancar, sehingga orang yang menerimanya tidak merasa disuruh, melainkan dengan sedar bersedia melakukan duplikasi dengan senang hati.

Orang yang Harus Diperhatikan

Dalam duplikasi, tentang siapa yang harus diperhatikan juga penting. Tentu, orang yang paling dekat dan akrab dengan Anda, mereka itulah yang selayaknya dan harus Anda perhatikan dengan sepenuh hati. Orang-orang yang mempunyai cita-cita dan potensi untuk maju, mereka yang penuh semangat, mereka yang hidupnya bermotivasi, mereka juga yang harus Anda perhatikan.

Sangat keliru bila Anda beranggapan bahwa semua orang boleh terlibat dalam duplikasi. Padahal, selalu ada kelompok yang menjadi pemain dan penonton. Bila Anda menghabiskan waktu untuk orang-orang yang hanya bersifat penonton, maka sudah dapat dipastikan bahwa pekerjaan ini merupakan pekerjaan tersulit yang pernah Anda kerjakan, dan hasil serta kesimpulan yang Anda peroleh pastilah rasa kecewa yang sangat menyakitkan.

Pilihlah para pemain yang aktif dan lasak, mereka itulah aset termahal yang Anda miliki. Orang yang bersifat seperti itu biasanya menyukai pertumbuhan dan perkembangan peribadi, yang suka membaca dan belajar. 

Untuk menemukan orang-orang seperti itu tidaklah sulit, mereka biasanya mempunyai ciri-ciri yang menonjol dibandingkan dengan jenis penonton. Mereka bersemangat jika ada sesuatu yang baru, mereka positif  dan responsif jika ada perubahan, mereka bersemangat jika mereka dilibatkan, mereka mahu belajar dan mendengarkan orang lain, dan mereka merupakan pemain yang hebat dan sportif.

Apa yang harus Anda perhatikan?

Kekuatan karakteristik dan keinginan mereka itulah yang harus menjadi fokus utama Anda. Dengan menggali dan menggali terus kekuatan serta keinginan mereka, akan menjadi sebahagian dari sekumpulan orang-orang yang berjaya. Dalam memberikan perhatian janganlah Anda berkira sangat dengan mereka, lakukan semuanya dengan ikhlas. Mereka biasanya tidak mahu dimanipulasi dengan  apa pun alasan, Jadi cara terbaik adalah ketulusan.

Mengajar mereka untuk bertumbuh dan berkembang juga merupakan salah satu cara memberi perhatian pada mereka. Berikan gambaran mengenai visi untuk masa depan mereka, kembangkan selangkah demi selangkah dan yang terpenting adalah hadapkan mereka pada tanggungjawab dan pengalaman duplikasi itu sendiri.

Pada akhirnya Anda harus menedari bahwa duplikasi tidak lain dari pengembangan manusia ke arah yang lebih produktif dan positif. Jika Anda perhatikan bahwa dalam bisnis MLM, Anda mempunyai downline yang produktif dan aktif, sudah dipastikan bahwa group Anda akan kuat dan berkembang dengan baik, sihat dan benar. Nah, jika demikian, Anda harus lebih memberikan waktu, tenaga, dan perhatian kepada group Anda. Bukan hanya sekadar memberikan instruksi dan contoh. Ke depan, ada dua tugas utama yang harus Anda kerjakan dalam menjalankan gerakan duplikasi. Pertama, memberi jalan keluar. Kedua, memberikan petunjuk arah yang positif dan produktif.

Dalam memberi jalan keluar, adalah sangat baik jika Anda mulai menjalin hubungan yang harmonis dengan downline, bukan sekadar dan terbatas kepada hal-hal bisnes. Di sini Anda diharapkan berperanan sebagai kaunselor bagi group Anda. Sebagai seorang duplikator, Anda harus menyadari bahawa kemampuan setiap downline sangat berbeza. Dengan mengenali kelemahan, kekuatan, dan karakteristik downline, akan memudahkan Anda untuk masuk dalam dunia mereka. 

Berilah jalan keluar kepada mereka yang berhenti di tengah jalan, mereka yang kecewa dan yang putus asa tatkala menjalankan bisnes. Tidak ada tugas yang lebih baik dan bermanfaat bagi group Anda selain memberi jalan keluar dan memecahkan masalah yang sedang dihadapi downline.

Perlu dicatat, banyak di antara pemain bisnis MLM lebih suka melakukan pekerjaan sendiri-sendiri dengan berbagai alasan tertentu. Seringkali mereka melupakan satu hal yang seharusnya menjadikan dasar dari bisnes MLM itu sendiri, iaitu melibatkan seluruh group di bawahnya.

Sebagai seorang duplikator yang baik, Anda harus berani meletakkan kepercayaan terhadap  downline Anda untuk bekerja bersama menyelesaikan pelbagai masalah dan rintangan. "Baton larian" harus Anda serahkan kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat pula, tentu dengan pengarahan dari Anda dan bimbingan dari Anda sendiri dengan tujuan pencapaian bersama.

Pembinaan dan pengarahan yang efektif akan menghasilkan suatu generasi yang produktif bagi group Anda. Jangan Anda hanya melihat potensi seseorang lalu Anda mengharapkan orang tersebut akan produktif, perkara itu tidak akan pernah terjadi. Sebesar-besarnya potensi seseorang tetap orang tersebut masih memerlukan suatu arahan yang positif dari uplinenya secara berkesinambungan.
Ada dua macam ancaman serius yang terjadi pada para penggiat bisnes MLM, iaitu seseorang tidak akan pernah termotivasi setiap saat dan secara terus-menerus. Juga, ada pencuri-pencuri impian yang selalu siap siaga menerkamnya. Awasilah perkara ini!

Jadi, jelas sudah. Dalam duplikasi, ada sesuatu yang harus berani Anda bayar, iaitu: sikap Anda, kemahuan Anda, tenaga Anda, komitmen Anda, kesabaran Anda, keselesaan dan kesenangan Anda serta emosi Anda.

Tidak ada cara lain untuk membayar harga sebuah duplikasi kecuali dengan hal-hal tersebut. Kesanggupan Anda untuk memberikan sernuanya itu adalah kunci sukses tidaknya bisnes Anda. Anda tidak perlu menyalahkan downline, group, dan perniagaan Anda. Tapi tanyakan pada diri sendiri, apakah yang sudah Anda bayar terhadap bisnes Anda, terhadap downline Anda?

09 Julai 2010

Ciri-ciri Downline Berkualiti

0 comments
Semasa anda sedang menjalankan satu tugas yang agak penting dalam MLM ini iaitu menaja, pastikan anda melihat ciri – ciri penting bagi dijadikan sebagai panduan dalam menaja. Ciri – cirinya ialah :-

Suka bergaul dan bersosial
Pastikan bakal tajaan ini (bakal downline anda) adalah daripada jenis yang suka bergaul. MLM iaah perniagaan pergaulan. Produk syarikat dapat di ‘gerak’kan melalui pergaulan. Apabila tajaan anda jenis orang yang umpama kera sumbang, bagaimana perniagaan anda dapat berkembang? Bakal tajaan yang suka bergaul ini adalah umpama ikan bergerak. Iklan dari mulut ke mulut. Anda tidak semestinya perlu menaja ramai orang. Apa gunanya menaja ramai jika tidak berkualiti? Biar taja sedikit dahulu dan pastikan downline anda itu ber'kualiti'. Lama – kelamaan, akhirnya menjadi ramai juga. Bakal tajaan yang suka bergaul ini, mempunyai banyak peluang dan kesempatan membina perniagaan mereka mengikut prinsip jaringan atau MLM.

Nama tidak buruk
Bakal tajaan anda perlu terdiri daripada orang yang tidak buruk namanya. Apabila anda taja orang yang ada rekod buruk dan bermasalah, nescaya anda akan gagal. Namun begitu, tidak semstinya orang yang pernah melakukan kesalahan itu rekodnya sentiasa buruk. Anda harus peka dengan perkara ini. Saya tidak maksudkan anda tidak boleh taja bekas banduan ataupun penagih dadah.

Rekod buruk masa silam dapat dibersihkan dengan memulakan hidup baru dan sikap baru. Rekod buruk yang saya maksudkan ini ialah rekod buruk semasa. Takkan anda hendak menaja penagih dadah ataupun penjenayah. Jika mereka adalah bekas penagih atau bekas penjenayah yang ingin berubah menjadi baik, itu tidak ada masalah. Anda boleh bagi mereka peluang.

Bermatlamat dalam hidup
Bakal tajaan seperti ini bakal memajukan diri sendiri dan anda. Mereka ini hidup bermatlamat dan berfikiran besar. Biasanya, orang yang bermatlamat dan berfikiran besar ini bertindak mengikut matlamat dan fikirannya. Anda hanya perlu membimbing mereka menuju kejayaan. Matlamat yang di bina bersama – sama diperkuatkan lagi oleh usaha yang berterusan dan bersungguh – sungguh.

Boleh Mengajar
Bagi menggerakkan produk, anda harus ajar downline. Namun geitu, tiada gunanya jika tiada duplikasi. Mereka pula perlu ajar downline mereka sendiri. Ini adalah proses yang berlaku dalam perniagaan MLM tulen. Bakal tajaan yang boleh mengajar, dapat menurunkan segala pengetahuan mereka kepada orang lain. Mereka juga ada sifat – sifat kepimpinan yang baik. Perniagaan MLM akan maju apabila adanya proses belajar dan proses mengajar.

Sukakan Pertandingan
Taja orang yang sukakan cabaran dan pertandingan. Biasanya, orang yang sukakan cabaran ini, memiliki daya tahan yang tinggi. Mereka dapat meningkatkan lagi kualiti dan kuantiti kerja mereka dari masa ke masa. Pertandingan ini ada baiknya. Melalui pertandingan, mereka dapat berlumba – lumba secara positif bagi meningkatkan prestasi diri.

Kreatif
Manusia ini sungguh unik. Walaupun Tuhan menciptakan manusia dengan elbagai rupa paras, Tuhan juga memberi manusia otak yang cerdas dan kreatif (Creative Quotient). Apabila digabungkan, sudah pasti anda dan ahli kumpulan boleh melahirkan idea yang gila-hila dan hebat-hebat.

06 Julai 2010

Bersedia Menemui Prospek

0 comments
 
Berikut merupakan beberapa tips untuk anda semak sebelum berjumpa dengan prospek anda.

Ilmu Pengetahuan
Dapatkan ilmu sebanyak yang mungkin. Ini termasuk ilmu penajaan, rpoduk, pengurusan dan ceramah. Apabila anda sudah memiliki ilmu pengetahuan yang mencukupi, anda dapat menggunakan setiap pengetahuan yang dimiliki. Pendek kata, apabila anda menemui prospek nanti, setiap soalan yang dikemukakan dapat dijawab dengan baik. Bahkan, anda boleh memberikan maklumat tambahan dan ini pasti memberikan kepuasan kepada prospek.

Dalam MLM, ilmu tidak pernah kurang dan habis. Ilmu sentiasa tercipta dan bersesuaian dengan keadaan semasa. Cuma, anda yang perlu mencari ilmu sepanjang masa. Jadikan mencari ilmu sepanjang hayat. Jika anda masih baru, sentiasa mengikut dan bersama upline. Duplikasi segala gerak kerja yang mereka lakukan. Perhatikan betul-betul dan praktikkan dengan segera.

Anda perlu cepat berdikari. Lebih cepat anda berdikari, lebih baik. Pelajari setiap pengalaman yang anda alami. Belajar daripada pengalaman merupakan ilmu yang tiada tolok bandingnya. Pelajari juga daripada pengalaman orang lain. Lebih – lebih lagi, mereka yang berjaya dalam MLM. Ingat! Ilmu boleh anda dapati daripada upline, mesyuarat, kursus, CD, buku dan pengalaman.
 
Persediaan Produk
Apabila anda hendak menaja, adakah berkesan dengan hanya menggunakan katalog semata – mata? Apabila anda hanya menggunakan katalog, ianya kurang berkesan. Zaman ini adalah zaman perlumbaan produk. Jadi, apabila anda hanya menggunakan katalog sewaktu hendak bertemu dengan prospek, tidak mustahil anda gagal.

Lain pula halnya dengan orang yang berpengalaman. Mereka tidak perlukan produk. Hanya kebolehan komunikasi, mereka boleh menaja prospek. Bagi mencapai hingga ke tahap ini, ia memerlukan masa yang panjang dan pengalaman.

Apabila anda masih baru, baik sediakan produk. Pastikan produk yang disediakan itu, mampu di beli oleh prospek. Hafal setiap fungsi produk. Cuba dapatkan testimoni atau bukti kelebihan produk. Supaya ia tampak lebih berkesan lagi, bawalah produk yang anda selalu gunakan. Cara ini lebih berkesan. Bercerita melalui pengalaman lebih memberikan kesan dan kejayaan.

Maklumat Prospek
Anda juga perlu tahu maklumat tentang prospek. Ini bagi mengelakkan perjumpaan anda dengan prospek secara membuta tuli. Apabila berjumpa dengan prospek yang kaya, takkan anda hendak menerangkan pendapatan lumayan yang bakal mereka dapat. Begitu juga apabila berjumpa dengan prospek wanita, takkan anda hendak terangkan tentang barangan kaum lelaki. Sikit-sikit tu bolehlah.

Apabila prospek tidak berduit, anda boleh memberikan peluang kepadanya menjadi pengedar baranan atau dengan kata lain, downline anda. Apabila maklumat yang anda dapat itu mencukupi, bersedialah untuk menemui prospek anda. Dapatkan juga maklumat prospek yang seterusnya. Misalnya, anda ke rumah A, apabila selesai berjumpa dengannya, lakukan satu lagi tugas iaitu minta daripadanya alamat serta nombor telefon rakan-rakan yang dikenalinya. Ajak dia pergi bersama anda.

Temu Janji dengan Prospek
Apabila anda mengumpulkan maklumat peribadi prospek, selepas itu, buat temu janji dengan prospek. Jangan beritahu dengan lengkap tujuan anda ingin bertemu dengannya. Apabila prospek tahu, pasti dia memberi banyak alasan yang konkrit supaya tidak bertemu dengan anda. Timbulkan suasana ingin tahu prospek dan dia tentu hendak bertemu dengan anda. Jangan mengajak bertemu tetapi berselindung seolah – olah ‘ada udang di sebalik batu’. Keikhlasan amat penting dan ianya lahir daripada riak wajah anda.

Anda juga boleh menelefon prospek dan buat temu janji. Jangan rasa takut untuk membuka mulut. Belajar daripada upline anda tentang cara – cara memulakan percakapan semasa bertemu dengan prospek. Berikut saya berikan 3 contoh untuk memulakan percakapan.

“Saya hendak bertemu dengan saudara kerana ada perkara penting yang hendak dibincangkan.”

“Saya ada satu rahsia yang penting dan ingin benar nak berkongsi dengan saudara.”

“Jika saudara hendak mengubah kualiti ekonomi anda, saya ada formulanya”

Sebenarnya, teknik memulakan percakapan semasa temu janji ada banyak cara dan fleksibel. Saya percaya, anda sudah tentu ada banyak idea yang lebih bernas dan berkualiti.

Iktibar Piala Dunia, kaitannya dengan MLM

0 comments

Sekarang ini musim Piala Dunia. Di mana-mana sekalipun kita akan melihat ramai orang bercakap mengenainya. Ramai yang mula bermain bolasepak pada sebelah petangnya. Pengaruh Piala Dunia begitu ketara di dalam masyarakat sedunia.

Banyak keputusan yang mengejutkan berlaku di dalam mana-mana Piala Dunia, termasuklah Piala Dunia kali ini yang di adakan di Afrika Selatan. Kekalahan Brazil iaitu ranking pertama dunia di tangan Netherlands adalah di antara perkara-perkara yang di katakan mustahil tetapi berlaku juga akhirnya.

Ada iktibar ataupun pengajaran yang kita boleh ambil daripada apa yang berlaku di dalam perlawanan Brazil menentang Netherlands baru-baru ini. Mari kita lihat 4 iktibar yang boleh di ambil kira di dalam menjalankan perniagaan MLM untuk menjana pendapatan berterusan kepada anda.

Iktibar pertama : Orang yang biasa-biasa pun boleh menjadi luarbiasa

Berdasarkan kekuatan dan prestasi pemain, Brazil adalah jauh lebih baik daripada pemain Belanda. Namun nama seperti Kaka, Robinho dan lain-lain tenggelam dengan kehebatan pemain biasa-biasa seperti Robben dan Kuyt. Di dalam bolasepak, teamwork amat penting dan pasukan yang berjaya memainkan peranan teamwork akan berjaya. Mereka juga mengikuti sistem yang di ajarkan dengan sempurna.Iktibar nya di sini walaupun anda adalah orang yang biasa-biasa dan tidak pernah berjaya di dalam MLM sebelum ini sebenarnya boleh menyerlah sekiranya anda mengikuti sistem yang betul dan bekerja secara berkumpulan (teamwork). Anda tidak perlu menjadi seorang superstar untuk berjaya !

Iktibar kedua : Kesungguhan dan komitment akan membuahkan hasil pada akhirnya

Sepanjang separuh masa pertama Brazil adalah pasukan yang mengasak Belanda dengan hebat dan mereka berjaya menjaringkan gol. Pada separuh masa kedua pula, Belanda mula mengorak langkah dan pada setiap saat setiap peluang yang ada adalah dengan mengasak Brazil dengan hebatnya. Tanpa ada rasa jemu mereka berkomitmen dan bersungguh-sungguh untuk menjaringkan gol. Akhirnya mereka berjaya, malah bukan dengan satu gol sahaja tetapi 2 gol yang membawa mereka ke perlawanan separuh akhir menentang Uruguay.
Jika anda bersungguh-sungguh dan berkomitmen di dalam menjalankan perniagaan MLM anda dalam menjana pendapatan sampingan anda juga pasti berjaya. Kesungguhan dan komitmen akan mendorong kita untuk terus berjuang sehingga berjaya menghasilkan sesuatu yang membanggakan. Ianya akan mengambil masa kepada apa yang anda lakukan akan berbaloi di dalam jangkamasa yang panjang.

Iktibar ke tiga : Fokus pada apa yang anda inginkan (matlamat)
Ternyata selepas tertekan dan ketinggalan satu gol, pemain Brazil sudah mula hilang fokus kepada permainan. Selain daripada bola, kaki pemain Netherlands yang menjadi mangsanya. Jika anda hilang fokus kepada matlamat yang ingin anda capai, anda tidak akan dapat apa yang anda inginkan. Fokus amat penting kerana ia akan sentiasa menjadi panduan untuk anda meneruskan perjalanan di dalam mencapa tujuan anda menjalankan perniagaan MLM untuk menjana pendapatan sampingan.

Iktibar ke empat : Kawal emosi
Jika anda tidak dapat mengekang dan mengawal emosi pihak lawan akan menang. Ini lah yang terjadi kepada pasukan Brazil apabila para pemain gagal mengawal emosi masing-masing dan ianya memakan diri sendiri. Di dalam perniagaan MLM juga kita mesti mengawal emosi kerana emosi yang baik dan positif boleh memberikan kita peluang lebih banyak untuk melakukan sesuatu dengan baiknya.

7 Sebab kenapa gagal MLM

0 comments
Ramai yang gagal di dalam perniagaan MLM walaupun dah mencuba banyak kali. Kebiasaannya selepas gagal beberapa kali mereka terus menyerah kalah dan terus serik di dalam menjalankan perniagaan MLM.

Kenapa harus jadi begitu? Adakah industri MLM yang harus di persalahkan? Baiklah, mari kita senaraikan 7 sebab kenapa gagal di dalam MLM.

1) Minda (mindset)

Ramai yang menyertai MLM kerana ikut-ikut atau kerana melihat ada rakan-rakan yang berjaya dan mereka ingin sama melakukannya. Hanya ada budaya ikut-ikut dan tidak ada kesungguhan. Bidang MLM adalah satu bidang yang amat berbeza dengan bidang pekerjaan. Jadi perlu mindset yang betul. Tidak harus mempunyai mindset seorang pekerja tetapi ingin melakukan perniagaan MLM.

Minda dari seorang pekerja (EMPLOYEE) mesti di tukar kepada minda seorang usahawan (BUSINESS). Sebagai contoh seorang pekerja bekerja kerana wang. Tetapi minda seorang usahawan ialah bekerja kerana pengalaman. Dan wang akan datang selepas anda menimba pengalaman dan mengaplikasikan apa yang betul untuk sukses di dalam MLM. Dalam kata lain mengambil tindakan yang sewajarnya.

2) Tiada Matlamat yang jelas (kabur)

Oleh kerana menyertai MLM hanya ikut-ikutan dan ingin mencuba-cuba, maka ramai yang tidak mempunyai matlamat yang jelas. Mereka tidak tahu apa yang mahu di capai, bila dan bagaimana. 

3) Tidak tahu KENAPA (why) melakukan MLM

Ramai yang menyertai MLM tetapi tidak mempunyai SEBAB yang kuat kenapa mereka menyertai MLM. Mungkin ada yang mempunyai sebab tetapi mereka keliru. Biasanya terjadi kerana minda mereka masih lagi berada di tahap sebagai seorang pekerja.

4) Tidak mempunyai pengetahuan yang kuat

Mereka tidak memahami pelan pemasaran, tidak tahu pengetahuan produk dan juga tidak mengetahui tentang syarikat yang mereka wakili. Kebiasaannya ini semua diajar di dalam latihan-latihan dan seminar yang di berikan oleh pihak syarikat atau upline, tetapi bagi gologan ini mereka tidak berminat untuk hadir.

Dan salah satu puncanya kerana mereka tidak punyai sebab yang kuat dan juga tidak ada matlamat yang jelas di dalam menjalankan perniagaan MLM.

5) Tidak ikut sistem yang betul

MLM juga tidak lari daripada perniagaan yang lain-lain. Ada cara yang boleh di lakukan dengan betul dan ada juga caranya di mana ianya di lakukan dengan cara atau kaedah yang salah.

Jika melakukan MLM dengan cara dan mengikut sistem yang betul, pasti bisnes MLM ini akan mencapai kejayaan. Cara dan kaedah yang salah, mungkin akan menyebabkan kejayaan yang di capai tidak berkekalan.

6) Menyertai syarikat yang salah

Ada syarikat MLM yang berkekalan lama dan ada yang hanya bertahan di dalam jangkamasa yang amat singkat. Di sebalik keghairahan ramai orang ingin menjadi ahli pertama dan menyertai syarikat yang baru, seringkali ianya membawa padah.

7) Cepat menyerah kalah

MLM adalah satu permainan masa yang panjang. Untuk membina jaringan yang kukuh ianya mengambil masa yang lama. Ramai yang tidak sabar dalam membina jaringan kerana minda mereka masih di dalam tahap pekerja, maka jika hanya bonus yang kecil di terima pada peringkat awal mereka akan awal-awal lagi menyerah kalah. Padahal jika ditunggu dan terus melakukan sistem yang betul, pasti akan ada hasil yang memberangsangkan kunjung tiba.

Untuk berjaya anda harus memperbetulkan ketujuh-tujuh perkara di atas.

Perubahan dan kejayaan akan mengambil masa yang panjang. Mungkin 2-4 tahun tetapi ianya adalah lebih pendek daripada bekerja untuk selama 40 tahun.

Pilihan di tangan anda !

03 Julai 2010

Mengelakkan Sindrom "Hangat tahi ayam" dalam MLM

0 comments
Seringkali kita melihat rata-rata mereka yang membuat keputusan untuk menyertai perniagaan networking jarang sekali berjaya pada awalnya. Atau lebih mudah saya katakan bahawa kebanyakkannya cuma “hangat-hangat tahi ayam” ketika mula menyertai apa sahaja jenis perniagaan MLM.

Saya juga tidak terkecuali sebagai seorang individu yang mengalami mimpi ngeri tersebut. Namun begitu, pengalaman mengajar segala-galanya. Pada awal penyertaan saya dalam perniagaan berkonsepkan E-Commerce ini, saya menyangka bahawa semuanya begitu mudah seperti yang diceritakan. Dalam hati ini seringkali berkata, “Jika ia begitu mudah, kenapa masih ramai yang tidak mahu melakukannya?”

Maka tindakan adalah seterusnya ialah melakukan apa yang diajar oleh penaja iaitu sistem duplikasi. Duplikasi ini bermaksud peniruan. Dalam konteks MLM / Networking Business, peniruan ini adalah seperti adalah melakukan sesuatu perkara yang sama seperti penaja anda dan yang berikutnya sama ada dari segi penjualan, pembelian produk atau sesuatu yang berkait dengannya.

Namun ia seperti yang disangka, sistem duplikasi yang disangka mudah tidak akan menjadi sekelip mata. Saya mengambil keputusan untuk mengaku kalah pada awalnya kerana ia seumpama ditipu bulat-bulat oleh penaja yang cuma tahu memberikan kata-kata manis agar saya menyertai perniagaan ini. Tetapi, mengaku kalah bukanlah sifat saya.

Apa yang saya lakukan ialah mendekati mereka yang telah berjaya dalam perniagaan ini untuk menyelongkar segala yang dikatakan “Rahsia Kejayaan Usahawan MLM”. Apa yang dapat saya bongkarkan dalam artikel ini hanya salah satu daripada pengalaman saya setelah bertanyakan beberapa soalan yang berkualiti kepada mereka yang membuatkan mereka begitu teruja untuk memberikan jawapan tanpa mempunyai sebarang rasa ragu-ragu.

Pengajaran Pertama: Perlunya Ada Mentor
Mentor disini bermaksud mereka bukan sekadar orang yang diberi jolokan “Seorang yang telah berjaya”, tetapi seseorang yang boleh anda percaya. Jelas sekali bahawa mentor ini dapat membantu anda untuk membawa ke jalan kejayaan yang diimpikan.

Pada awalnya, perkara ini amat pahit untuk saya telan kerana rata-rata mentor yang saya ketahui berdasarkan pengalaman hanya tahu “mengambil kesempatan” terhadap protegenya. Namun, pemikiran negatif sememangnya menghasilkan keputusan yang mengecewakan. Saya cuba berpindah kearah yang sebaliknya, iaitu memikirkan sesuatu yang positif. Inilah hasilnya…

Ada betulnya kita memerlukan mentor dalam setiap perkara yang kita impikan
Dalam perniagaan networking, kita seumpama satu pasukan yang bergerak untuk mencapai impian masing-masing. Setiap perjuangan didorong oleh semangat berpasukan yang tidak pernah pudar. Namun apa yang membezakannya ialah sejauh mana individu yang memimpin pasukan itu dipercayai oleh rakan-rakan pasukan yang lain?

Dengan kata lain, mentor itu adalah seseorang yang mempunyai sifat kepimpinan yang tinggi untuk membantu rakan pasukan yang lain maju dalam perniagaan tersebut. Lantas saya tidak lagi menyangkal bahawa perlukah ada seseorang mentor? Berdasarkan pengalaman saya sendiri, ayat perlu itu harus ditukar kepada WAJIB.

Tips Penajaan Efektif yang anda perlu tahu

0 comments
Ramai yang gagal dalam perniagaan MLM pada awal penglibatan mereka adalah disebabkan faktor “kurang menaja” pengedar yang baru untuk perniagaan mereka. Sepertimana yang anda sedia tahu, perniagaan yang berkonsepkan networking ini memerlukan anda untuk mempunyai senarai pengedar yang berkualiti (bukan kuantiti) untuk memberikan pulangan yang lumayan.

Namun, apakah teknik penajaan yang efektif agar anda dapat mempercepatkan proses kejayaan anda melalui perniagaan MLM ini? Disini saya akan menyenaraikan tips-tips untuk anda melakukan penajaan dalam perniagaan MLM.

1. Menganggap Perniagaan MLM Seperti Perniagaan Anda Sendiri
Punca kegagalan utama dalam menghasilkan penajaan ialah berkaitan dengan mentaliti anda sendiri. Ramai yang mempunyai mentaliti sebagai seorang “salesman” apabila mereka menyertai perniagaan MLM. Tidak dinafikan bahawa setiap perniagaan akan mempunyai proses “menjual sesuatu” kepada prospek-prospek yang berkaitan. Namun apabila anda mempunyai mentaliti sebagai seorang “penjual”, anda akan meletakkan fokus sepenuhnya dalam penjualan produk, bukannya “membina perniagaan MLM” tersebut.

Tetapi apa kaitannya dengan penajaan? Dengan menganggap ia sebagai perniagaan anda sendiri. Secara automatik anda mempunyai keyakinan yang tinggi untuk bercerita kepada prospek-prospek anda mengenai perniagaan MLM yang sedang anda jalankan. Ketika anda hendak melakukan penajaan, keyakinan anda akan dinilai berdasarkan cara anda mempersembahkan diri anda kepada para prospek.

Oleh itu, adalah penting untuk anda mengetahui segala latar belakang mengenai syarikat MLM anda. Dengan mempunyai mentaliti sebagai seorang usahawan, maka anda akan mengambil serius tentang syarikat MLM anda.

2. Bijak Dalam Menganalisis Prospek
Apabila anda ingin berjumpa dengan prospek, adalah lebih baik jika anda mengenali sedikit sebanyak latar belakang mereka. Ini bertujuan agar segala maklumat yang anda ingin sampaikan dapat diterima oleh mereka.
Beberapa perkara penting yang anda perlu analisis terhadap prospek anda ialah:
  • Nama penuh
  • Latar belakang keluarga (Kaya / Sederhana / Miskin)
  • Pekerjaan
  • Masalah yang dihadapi
Empat poin yang diterangkan di atas merupakan analisis yang harus anda lakukan sebelum anda berjumpa dengan mereka untuk melakukan penajaan. Mengapa saya sarankan agar anda menganalisis mereka? Sebagai seorang manusia, apabila anda menunjukkan bahawa anda mengambil berat tentang kedudukan yang mereka alami sekarang, kepercayaan mereka akan meningkat terhadap anda.

3. Fokus Pada Apa Yang Mereka Mahu, Bukan Apa Yang Kita Mahu Dari Mereka
Kesilapan yang sering dipandang remeh adalah ketika menerangkan perniagaan MLM ini kepada prospek anda. Saya menyarankan agar anda lakukan teknik “Tanya dan dengar (T & D)” dimana soalan yang diajukan itu harus berkaitan dengan kehidupan mereka. Contohnya seperti:
  • Adakah saudara / saudari mempunyai sumber kewangan yang cukup?
  • Bagaimana dengan kehidupan anda sekarang? Adakah ia lebih selesa daripada dahulu?
  • Jika anda mempunyai peluang untuk memulakan perniagaan daripada rumah, apakah jenis perniagaan yang anda ingin jalankan?
  • Tahukah anda apakah yang dimaksudkan dengan perniagaan MLM?
Soalan-soalan di atas hanya dijadikan contoh sahaja agar para pembaca mendapat gambaran jelas berkenaan soalan yang sesuai ditanya berkaitan dengan kehidupan prospek anda.
Pastikan anda mendengar jawapan daripada mereka terlebih dahulu sebelum memberikan pendapat anda. Elakkan daripada mencelah percakapan mereka kerana melalui teknik ini, anda akan dapat mengenalpasti apakah masalah yang mereka hadapi. Seterusnya menjadikan masalah yang dihadapi tersebut sebagai salah satu faktor utama mengapa mereka harus menyertai perniagaan MLM bersama anda.

4. Rajin Melakukan Follow-up
Follow-up merupakan satu perkara yang penting jika anda gagal untuk menaja mereka pada hari pertama anda menerangkan pelan pemasaran pada prospek. Hakikatnya, bukan mereka tidak mahu menyertai perniagaan MLM, tetapi mereka masih tidak lagi mempercayai kata-kata anda.
Jadi, anda perlu membina hubungan yang baik dengan prospek dengan menghubungi mereka pada hari-hari yang bersesuaian untuk berkongsi informasi-informasi yang dapat memberikan manfaat kepada mereka.
Jangan hadkan pada penggunaan telefon sahaja. Aplikasikan teknik follow-up ini pada email dan sebagainya.

5. Menerangkan Support System Kumpulan Perniagaan Anda
Buat pengetahuan anda, prospek-prospek anda berhak untuk memilih sesiapa sahaja untuk menaja mereka. Jadi, anda perlu berikan sebab yang dapat meyakinkan mereka untuk menyertai pasukan anda. Salah satunya ialah support system yang terdapat pada kumpulan anda seperti menyediakan forum dan pelbagai bantuan seperti CD penerangan pelan pemasaran bagi membantu ahli pasukan kami untuk memajukan perniagaan MLM mereka.

Kesimpulannya, apabila melakukan penajaan, anda perlu meletakkan fokus sepenuhnya terhadap prospek anda dan jangan sesekali mengaku kalah jika prospek anda tidak berminat. Seperti yang telah saya katakan tadi bahawa kepercayaan memainkan peranan penting apabila anda mahu menaja seseorang.

01 Julai 2010

Konsep 5M: Penajaan Berkesan

0 comments
Ramai di antara kita berkeberatan untuk memperkenalkan jualan langsung MLM kepada prospek, terutamanya kepada saudara mara dan sahabat handai. Dari kajian didapati bahawa perasaan malu untuk bercakap bukan penyebabnya. Mari kita analisa bersama, apa punca sebenarnya.

Ada seorang pembaca yang mengatakan beliau tidak mempunyai sebarang masalah untuk tampil di hadapan orang ramai dan bercerita mengenai penjagaan kereta. Namun untuk bercerita mengenai peluang jualan langsung MLM kepada kumpulan yang sama, beliau menjadi kaku dan kelu. Beliau bukannya tidak tahu mengenai peluang baik yang ditawarkan oleh jualan langsung MLM. Apa yang sebenarnya berlaku di sini?

Pertimbangkan bahawa ramai dari kita menyertai jualan langsung MLM kerana tidak mahu mengecewakan saudara mara atau kenalan yang menunjukkan peluang tersebut kepada kita. Setelah menyertainya, kita beranggapan bahawa orang lain juga akan menyertai kita kerana terpaksa. Kita tidak mahu "memaksa" mereka kerana tidak mahu kelihatan buruk di mata mereka. Sekiranya tidak "memaksa" kita yakin bahawa mereka tidak akan menyertai perniagaan jualan langsung MLM yang kita perkenalkan. Jesteru kita tidak mahu menceritakan peluang yang ditawarkan oleh jualan langsung MLM kepada prospek yang lain kerana mahu menjaga perhubungan atau pun kerana takut akan dikecewakan.

Ini adalah lumrah bagi manusia biasa. Setiap manusia biasa tidak mahu kelihatan buruk di mata kenalan, setiap manusia biasa takut dengan kekecewaan. Apa yang perlu dilakukan?

Dalam apa pun perkara yang kita lakukan, kita biasanya menaruh harapan untuk mencapai kejayaan. Bila apa yang diharapkan tidak dicapai, kita akan kecewa. Selepas beberapa kali kecewa, kita akan berputus asa dan membina tanggapan buruk terhadap perkara tersebut.

Berbalik kepada cerita kawan kita yang tidak mempunyai masalah untuk memberi penerangan mengenai penjagaan kereta. Apabila beliau memberi penerangan, beliau secara ikhlas memberi penerangan agar kenalan beliau memahami tentang penjagaan kereta. Beliau tidak mengharap kenalan beliau membeli apa-apa produk yang direkomenkan atau menghantar kereta ke sesuatu woksyop tertentu. Sekiranya kenalan tidak membeli apa yang direkomenkan, beliau tidak merasa kecewa kerana komitmen beliau adalah untuk menerangkan tentang penjagaan kereta kepada mereka.

Tetapi apabila kita memberi penerangan mengenai peluang jualan langsung MLM, kita menaruh harapan yang tinggi agar prospek menandatangani borang permohonan selepas kita selesai memberi penerangan. Jika mereka menolak, kita biasanya akan merasa kecewa. Selepas beberapa kali dikecewakan, kita tidak lagi sanggup untuk meneruskan perjuangan dan menyimpan kit jualan di dalam setor atau di bawah katil. Lebih teruk lagi, kita menyimpan tanggapan buruk terhadap industri jualan langsung MLM.

Untuk peringatan semua, majoriti dari prospek (untuk mana-mana penjualan) akan membuat pembeliaan selepas tujuh kali diberi pendedahan kepada prebiu atau iklan mengenai peluang, produk atau perkhidmatan yang ditawarkan. Apa yang boleh membuatkan kita mempunyai semangat untuk terus memberi pendedahan atau penerangan kepada prospek? Jawapannya, komitmen!!! Kita boleh memilih untuk komited dalam memberi penerangan mengenai jualan langsung MLM. Komitmen kita agar semua prospek memahami akan peluang hebat yang ditawarkan oleh jualan langsung MLM. Komitmen kita agar mereka sedar bagaimana perniagaan jualan langsung dapat mempertingkatkan kedudukan kewangan mereka. Terpulanglah kepada mereka samada ingin menyertai kita atau tidak. Walau apa pun keputusan yang mereka ambil, ianya tidak sedikit pun menjejaskan hubungan kita dengan mereka.

Pertimbangkan bahawa setiap harapan yang gagal dicapai akan berakhir dengan kekecewaan. Manakala setiap komitmen yang berakhir dengan kegagalan akan tetap tinggal sebagai komitmen. Apabila ianya kekal sebagai komitmen, lambat laun apa yang diinginkan akan dicapai jua akhirnya. Walaupun ianya tidak dapat dicapai, kita akan merasa puas hati kerana dapat melaksanakan komitmen kita.

Bukan Senang untuk berjaya dalam Multilevel

0 comments
Mengapa saya mengatakan bukan senang untuk berjaya dalam jualan langsung MLM? Adakah saya bersikap negatif?

Apabila anda membaca ayat di atas, saya yakin ada suara kecil di dalam kepala anda yang mengatakan sesuatu kepada anda mengenainya. Saya tidak tahu apa yang suara kecil tersebut katakan kepada anda. Walau apa pun, saya syorkan anda untuk mengakui yang setiap dari kita mempunyai suara kecil yang selalu memerintah kita untuk melakukan sesuatu. Kebiasaannya kita akan mengikut kata-kata suara kecil tersebut walaupun kita tahu yang kita tidak harus mematuhinya. Saya syorkan anda peka kepada apa yang diperkatakan oleh suara kecil anda tetapi memilih untuk tidak mematuhinya. Setidak-tidaknya dalam bidang jualan langsung MLM yang anda ceburi.

Ironinya, apabila kita mengakui yang bukan mudah untuk berjaya dalam jualan langsung MLM, atau apa-apa bidang sekali pun, segala sistem dalam diri kita akan bertindak untuk membawa diri kita mencapai kejayaan. Kalau kita menganggap ianya senang, mungkin seperti yang diyakinkan oleh penaja anda, anda akan mengambil mudah dan menjalankan perniagaan secara sambil lewa, yang sememangnya akan membawa kepada kegagalan.

Saya berikan 8 asas kejayaan dalam jualan langsung MLM kepada anda iaitu:

. Kejayaan adalah pilihan yang anda buat
. Cari apa sebab mengapa anda melibatkan diri
. Katakan YA kepada penolakan
. Dalam kamus kejayaan, kegagalan bermakna anda semakin hampir dengan kejayaan
. Tabiat, membantu atau menjadi beban kepada anda
. Kekuatan bercerita
. Kekuatan menceritakan secara keseluruhan
. Kesediaan memberi lebih dari biasa

Anda mungkin telah mengetahuinya dan telah pun mempraktikkannya tetapi tidak menjadi dan anda merasa anda telah gagal. Syor saya, fikirkan apakah tindakan yang anda telah ambil. Ramai yang menganggap ”kegagalan” tersebut sebagai ”ancaman” kepada diri mereka. Reaksi spontan adalah mengambil tindakan mempertahankan diri. Perasaan yang biasa dikaitkan dengan keadaan ini ialah merasa tertipu, disabotaj, bersalah, masalah, beban dan sebagainya. Justeru tindakan yang biasa diambil ramai orang antaranya adalah:
  • Memberi alasan kenapa mereka gagal
  • Mencari bukti mengapa industri jualan langsung MLM tidak baik
  • Mengelakkan diri dari terjatuh dalam keadaan yang sama
  • Tidak mahu berbuat sesuatu mengenainya
  • Menyalahkan prospek, upline, produk, syarikat dan industri jualan langsung MLM
  • Dan banyak lagi

Anda tahu tak? Apabila anda mempunyai satu impian yang besar, pasti akan berlaku keadaan ”tidak menjadi”. Ini disebabkan terdapat jurang yang besar antara keadaan yang anda alami sekarang dengan apa yang ingin anda capai.

Sebagai contoh, impian anda adalah untuk menjadi jutawan melalui perniagaan jualan langsung MLM. Anda telah menjalankan perniagaan ini untuk beberapa tahun tetapi pendapatan baru mencecah RM1,000 sebulan. Ini tidak boleh jadi? Anda boleh menerima keadaan tersebut seadanya, iaitu belum sampai masanya, dan masih komited untuk menjadi jutawan. Atau anda boleh menganggap ”tidak menjadi” sebagai kegagalan dan memilih untuk tidak meneruskan perniagaan, atau mencari syarikat yang baru ditubuhkan untuk disertai.

Thomas Edison mencuba mentol lampunya beribu kali. Setiap kali mentol yang diuji tidak menyala, beliau menerima ia seadanya. Iaitu mentol itu tidak menyala (tidak menjadi) dan terus dengan ujian berikutnya sehinggalah ianya menyala. Kalau beliau menganggapnya sebagai kegagalan, kita mungkin masih lagi menggunakan pelita untuk mendapat cahaya di waktu malam.

Sekiranya anda mempunyai impian besar dalam perniagaan jualan langsung MLM anda, sudah pasti anda akan menempuh keadaan “tidak menjadi”. Jika anda menerima ia seadanya dan tidak menganggapnya sebagai kegagalan, InsyaAllah anda akan mencapai kejayaan. Menerima seadanya bermaksud anda tidak memberi sebarang makna kepadanya. Contoh makna yang biasa diberikan ramai orang bila berhadapan dengan keadaan “tidak menjadi” ialah saya tidak cukup pandai. “Tidak menjadi” akan dilihat sebagai mencabar diri mereka dan mereka akan mengambil tindakan mempertahankan diri. Cara yang paling selamat untuk mempertahan diri ialah dengan tidak melibatkan diri atau pun membuat impian besar.

Syor saya, lebih baik melibatkan diri anda untuk mempertingkatkan kehidupan anda. Jika anda memilih untuk tidak berbuat sesuatu kerana takut gagal, anda sudah sah menemui kegagalan kerana dunia ini sentiasa bergerak kehadapan. Ingin menguji teori ini? Bila anda berada dalam kereta, bas atau keretapi yang berhenti, di lampu isyarat umpamanya, tumpukan perhatian anda kepada kenderaan yang bergerak di sebelah anda. Anda akan merasai kenderaan yang anda naiki bergerak ke belakang walau pun ia sebenarnya tidak bergerak. Justeru, teruskan komitmen anda, InsyaAllah anda akan memperolehi kejayaan.

Perlukah Saya Menjual?

0 comments

Terfikir saja kena menjual sudah cukup untuk membuat mereka yang berminat menceburkan diri dengan perniagaan jualan langsung MLM melupakan hasrat mereka. Perkataan "menjual" membuatkan 95% dari "prospek" perniagaan jualan langsung MLM mengatakan mereka tidak berminat.

Perlukah anda "menjual" untuk berjaya dalam perniagaan jualan langsung MLM? Jawapannya; TIDAK dalam erti kata yang sebenarnya.

Anda tidak perlu pergi menjual dari rumah ke rumah untuk berjaya dalam perniagaan jualan langsung MLM. Kesemua program MLM yang saya tahu, mengajar anda untuk berkongsi kualiti produk mereka dengan kenalan, jiran dan saudara mara anda. Itu saja "menjual" yang perlu anda buat, tetapi saya lebih suka memanggilnya berkongsi kerana itulah sebenarnya apa yang dilakukan. Anda tidak "menjual" tetapi berkongsi tentang kebaikan sesuatu produk. Orang akan membeli jika mereka nampak kebaikan yang akan mereka perolehi dari penggunaan produk berkenaan. Ingat, saya tidak mencadangkan anda untuk "memaksa" kenalan, jiran dan saudara mara anda untuk membeli produk yang anda "jual". Cadangan saya, anda berkongsi secara ikhlas tentang kebaikan produk yang anda perkenalkan. Terpulang kepada mereka untuk membuat keputusan samada produk berkenaan baik untuk mereka.

Ada di antara kita yang tidak suka apabila ada orang ingin menjual produk kepada kita. Begitulah dengan orang lain, mereka juga tidak suka bila orang menjual produk kepada mereka. Hakikatnya ramai orang suka membeli, tetapi mereka tidak suka "dijual". Mereka akan membeli apabila mereka berpendapat sesuatu produk itu baik untuk mereka.

Jika itu saja yang perlu saya lakukan, tidak seberapa hasil yang akan perolehi. Mana mungkin saya boleh menjadi kaya raya? Persolan ini membawa saya ke topik "Menjual lawan Menaja".

Kebanyakan usahawan perniagaan jualan langsung MLM memulakan perniagaan dengan harapan untuk membuat RM 500, 1,000 atau 2,000 sebulan. Apabila telah menjalankan perniagaan untuk beberapa bulan, mereka sedar yang mereka boleh memperolehi RM 5,000 atau 10,000 sebulan jika mereka benar-benar serius. Usahawan perniagaan jualan langsung MLM tidak akan mendapat sebegitu banyak pendapatan dengan hanya menjual produk. Pendapatan lumayan hanya akan diperolehi apabila mereka membina perniagaan mereka melalui penajaan. Ini boleh diibaratkan seperti anda membuka rangkaian kedai anda.

Kita akan bincang bagaimana penajaan ahli baru akan memberi impak yang besar kepada perniagaan jualan langsung MLM anda.

Jika anda taja 2 orang sebagai ahli aras pertama anda dan mengajar mereka menaja 2 orang ahli aras pertama mereka, anda akan mempunyai 4 orang ahli di aras kedua. Jika anda mengajar ahli aras pertama anda bagaimana hendak mengajar ahli aras pertama mereka menaja 2 orang, anda akan mempunyai 8 orang ahli di aras ketiga. Begitulah seterusnya, jika anda mengajar ahli aras pertama anda membina organisasi mereka sebagaimana yang anda lakukan, anda akan mempunyai 16 orang ahli di aras keempat. Sekarang anda sudah mempunyai 30 orang usahawan dalam rangkaian perniagaan jualan langsung MLM anda.

Bayangkan jika masing-masing menaja 3 orang, cuma lebih seorang berbanding contoh di atas. Anda akan mempunyai 120 orang usahawan dalam rangkaian perniagaan jualan langsung MLM anda. Jika masing-masing menaja 4 orang, anda akan mempunyai 340 orang usahawan dalam rangkaian anda.

Bagaimana jika masing-masing menaja 5 orang. Anda akan mempunyai seramai 780 orang dalam rangkaian perniagaan jualan langsung MLM anda. Bandingkan 780 dengan 30. Perbezaannya bukan 750 orang tetapi hanya 3 orang sahaja. Inilah rahsia kejayaan dalam membina rangkaian perniagaan jualan langsung MLM anda.

Katakan kesemua 780 orang usahawan dalam rangkaian anda masing-masing membeli produk dengan nilai mata RM 300 sebulan. Jumlah jualan bulanan anda sudah mencapai RM 224,000 sebulan. Jumlah bonus yang anda akan terima adalah di antara RM 5,000 hingga 15,000 bergantung kepada syarikat yang disertai.

Jika setiap usahawan dalam rangkaian anda masing-masing mempunyai 10 orang pelanggan yang membuat belian purata dengan nilai mata 100 sahaja. Jualan yang berjumlah RM 780,000 (nilai mata) ini merupakan bonus tambahan kepada setiap usahawan dan penaja mereka.

Bukankah ini satu perniagaan yang sangat menguntungkan?

Cabaran Perniagaan Network Marketing

0 comments

Anda tentu pernah mendengar formula ini, "Untuk berjaya dalam perniagaan jualan langsung MLM, seseorang itu perlu melaksana konsep 5M. 5M mewakili mengguna, menjual, menaja, mesyuarat dan melatih (memberi khidmat).

Anda juga tentu pernah mendengar nasihat ini dari upline anda, "Jika anda ingin berjaya, hadiri setiap mesyuarat, setiap latihan, setiap rally dan setiap program yang dianjurkan oleh leader atau syarikat".

Apa yang mula-mula datang ke fikiran anda bila terdengar formula atau nasihat di atas? Adakah anda merasa teruja untuk melaksanakannya dengan sukarela? Besar kemungkinan anda berkeberatan untuk melaksanakannya tetapi terpaksa kerana ingin memburu kejayaan yang dijanjikan. Ia adalah sesuatu yang lumrah. Kebanyakan orang akan merasakannya sebagai satu beban atau sesuatu yang sukar dilaksanakan. Tidak kurang juga yang merasa sangsi dengan janji yang diberikan. Mereka mungkin percaya tetapi tidak yakin untuk melaksanakannya. Mereka mungkin mencuba beberapa kali, tetapi apabila mereke menemui kegagalan, mereka akan berkata bahawa kesangsian tersebut telah terbukti. Jesteru mereka meninggalkan perniagaan dan melupakan impian mereka untuk mencapai kebebasan kewangan melalui perniagaan jualan langsung MLM.

Jika anda merupakan salah seorang dari mereka, saranan saya -- Jangan salahkan diri anda, penaja anda, leader anda, syarikat atau industri jualan langsung MLM. Ia memang perkara biasa bagi manusia. Mereka yang berjaya bukanlah seorang yang luar biasa. Mereka adalah manusia biasa yang sanggup melakukan sesuatu yang luar biasa.

Pernahkah anda terbaca iklan yang menyatakan anda tidak perlu mengguna, menjual, menaja, mesyuarat atau maintain jika menyertai peluang yang dipromosikan? Anda mungkin tertarik untuk menyertainya.

Untuk menyegarkan kembali ingatan anda; Pemasaran berbilang tingkat, atau lebih dikenali dengan jualan lansung MLM, merupakan satu kaedah pemasaran atau pengedaran produk atau perkhidmatan. Anda akan mendapat pulangan apabila produk atau perkhidmatan diedarkan. Tiada pengedaran bermakna tiada pulangan. Jika produk atau perkhidmatan tidak digerakkan, tetapi anda masih mendapat pulangan, ianya bukan perniagaan jualan lansung MLM. Ianya mungkin satu pelaburan.

Berbalik kepada konsep 5M. Perlukah anda menjual? Kita telah berbicara mengenai perkara ini (sila rujuk kiriman sebelum ini).

Bagaimana dengan mengguna? Sekiranya anda mengguna sesuatu produk disebabkan perniagaan dan bukan keistimewaan produk tersebut, bagaimana mungkin pembeli yang bukan ahli akan membelinya. Downline anda membeli produk yang dipasarkan oleh syarikat jualan langsung MLM anda demi kepentingan perniagaan beliau. Apabila beliau mendapati perniagaannya tidak berkembang seperti diharapkan, beliau akan berhenti membeli. Apabila beliau berhenti membeli, perniagaan anda akan terjejas.

Sekiranya anda menyertai perniagaan tersebut kerana keistimewaan produk atau perkhidmatan yang dipasarkan, peluang anda untuk berjaya adalah lebih besar. Sebelum itu anda perlu mengguna produk atau perkhidmatan tersebut untuk "merasai" sendiri keistimewaannya dan dapat berkongsi dengan penuh keyakinan mengenainya. Apabila anda sudah yakin dengan keistimewaannya, mengguna bukan sesuatu yang membebankan malah merupakan satu keperluan. Jika anda dan majoriti downline anda menggunakan produk yang dibuat atau dipasarkan oleh syarikat jualan langsung MLM anda, anda sudah tentu mempunyai jualan. Lebih besar organisasi anda, lebih besarlah volume anda. Jesteru anda tidak perlu risau tentang menjual. Anda boleh gunakan masa yang ada untuk tujuan penajaan.

Menaja -- siapa yang hendak kita taja? Setiap orang yang kita jumpa? Kata orang lebih senang untuk menaja orang yang tidak dikenali berbanding dengan sanak saudara dan sahabat handai. Kenapa begitu? Sepatutnya sanak saudara dan sahabat handailah yang lebih senang untuk kita taja. Kita tentu tidak merasa malu untuk membentangkan peluang yang kita temui tersebut kepada mereka.

Pertimbangkan bahawa mereka mengenali kita, kedudukan kita, tabiat kita, latarbelakang kita dan segala-galanya mengenai kita. Tiba-tiba kita ingin menceritakan satu impian yang begitu besar (kebebasan kewangan), percaya atau yakinkah mereka? Jika anda berada ditempat mereka, apa pendapat anda bila ada sanak saudara atau sahabat handai yang datang untuk menaja anda. Anda mungkin menyertai mereka kerana "terpaksa" (tidak sanggup mengatakan tidak) atau berkata, "tunggu kau berjaya dulu".

Jadi bagaimana anda hendak menaja? Tanya diri anda, pernahkah anda menyertai sesuatu aktiviti secara sukarela dan melaksanakannya dengan bersungguh-sungguh? Jika jawapannya ya, ingat kembali apa yang menyebabkan anda menyertainya. Sebab yang membuat anda tersentuh, terharu dan teruja untuk menyertainya dan melakukannya dengan bersungguh-sungguh. Lihat pula mengapa anda menyertai perniagaan jualan langsung MLM yang anda usahakan sekarang. Sekiranya sebab tersebut sesuatu yang membuat anda tersentuh, tergerak hati dan teruja, kongsikannya dengan prospek anda. Sekiranya mereka tersentuh, terharu dan teruja dengan apa yang anda kongsikan, pelawalah mereka untuk bersama anda bagi menzahirkan apa yang membuat mereka tersentuh, terharu dan teruja.

Sebagai contoh, saya ceritakan kisah seorang peguam yang giat menjalankan perniagaan jualan langsung MLM. Anak beliau yang berumur 5 tahun mengidap penyakit asma yang kronik dan sedang menjalani rawatan. Wang ringgit tidak menjadi masalah kepada beliau, pendapatan beliau sebagai seorang peguam swasta amat lumayan sekali. Yang selalu merisaukan beliau ialah apabila anaknya diserang asma di waktu awal pagi. Ketika kebanyakan orang sedang tidur, beliau dan isteri terpaksa berkejar ke hospital. Perkara tersebut bukan sekali dua terjadi, tetapi berulang kali sehingga menjejaskan kehidupan mereka suami isteri. Untuk pendekkan cerita, penyakit anak beliau bertambah baik selepas mengambil satu produk pemakanan tambahan. Mereka merasa tersentuh, terharu dan teruja dengan perkembangan anak mereka. Mereka ceritakan perkembangan anak mereka kepada sanak saudara dan kenalan tanpa sebarang niat tersembunyi, mereka cuma hendak berkongsi kegembiraan mereka. Ini membuat mereka yang mendengar merasa tersentuh, terharu dan teruja dan mula bertanya tentang produk berkenaan. Itulah saat yang merupakan titik permulaan peguam tersebut menceburi diri dalam dunia jualan langsung MLM. Misi beliau ialah untuk memberi peluang kepada kaum keluarga dan para kenalan menjalani kehidupan yang sihat. Beliau kini merupakan salah seorang leader dalam syarikat jualan langsung MLM yang beliau sertai.

MILLIONAIRE IN THE MAKING

MILLIONAIRE IN THE MAKING
Klik untuk dapatkan buku ini sekarang!!
Terdapat ralat dalam alat ini
 

Minda Networkers. Copyright 2009 All Rights Reserved